Jumat, 05 Juli 2019

Apa itu sakit?

*SAKIT*  itu "Zikrullah".
Mereka yang menderitanya akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sehatnya.



 *SAKIT*  itu "Istighfar".
Dosa - dosa akan mudah teringat ketika datang sakit.
Sehingga lisan terbimbing untuk memohon ampunan.

 *SAKIT*  itu "Tauhid".
Karena saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibah yang akan terus diucapkan...

 *SAKIT* itu "Muhasabah".
Kita lagi sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri dalam sepi, menghitung-hitung bekal kembali.

*SAKIT*  itu "Jihad".
Kita ketika sakit tak boleh menyerah kalah, diwajibkan terus berikhtiar, berjuang demi kesembuhan.

  *SAKIT*  itu "Ilmu".
Karena ketika sakit, kita akan memeriksa, berkonsultasi dan pada akhirnya bisa merawat diri untuk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit lagi...

*SAKIT*  itu "Nasihat".
Yang sakit mengingatkan si sehat untuk jaga diri. Yang sehat menghibur yang sakit agar mau bersabar.
Allah cinta dan sayang keduanya.

*SAKIT*  itu "Silaturahim".
Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang menengok, penuh senyum dan rindu mesra?
Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.

*SAKIT*  itu "Mustajab Do'a".
Imam As-Suyuthi keliling kota mencari orang sakit lalu ia minta dido'akan oleh yang sakit.

*SAKIT*  itu salah satu keadaan yang "Menyulitkan Syaitan".
Diajak maksiat tak mampu - tak mau.
Dosa yang lalu malah disesali... kemudian (Insha Allah) diampuni.

 *SAKIT*  itu membuat "Sedikit tertawa dan banyak menangis".
Satu sikap ke-Insyaf-an yang disukai Nabi dan para makhluk langit.

 *SAKIT*  itu meningkatkan kualitas "Ibadah".
Rukuk, Sujud lebih khusyuk, Bertasbih - Istighfar lebih sering, Bermunajat, Do'a jadi lebih lama.

?? *SAKIT*  itu memperbaiki "Akhlak".
Kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan Tawadhu'.

Dan pada akhirnya... "SAKIT" itu membawa kita untuk selalu ingat akan "KEMATIAN".

*SAKIT*

*Sakit adalah tanda kebaikan seorang hamba. Sejatinya, sakit adalah kebaikan bagi seorang hamba, meskipun sakit membuat kita menderita dan sengsara*.

*Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui*.
(QS. al-Baqarah 2:216)

*Siapa saja yang dikehendaki Allah menjadi orang baik, maka diberikan cobaan kepadanya*.
(HR. Bukhari)

*sakit adalah cemeti Allah di bumi, dimana Dia mendidik hamba-hamba-Nya dengannya*.
 (HR. Al-Khalili)

_*Demikian, semoga bermanfaat dan menjadi bahan renungan diri kita serta menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT*_
_*Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin*_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar