Selasa, 17 Agustus 2010

SAFARI PENDIDIKAN

[caption id="attachment_418" align="alignleft" width="430" caption="SAFARI PENDIDIKAN"]SAFARI PENDIDIKAN[/caption]

SAFARI PENDIDIKAN

Sengkang, Senin, 9 Agustus 2010

Di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo telah diadakan safari Pendidikan oleh Dinas Pendidikan Kab.Wajo, yang dihadiri oleh para guru SMP dan SMA se Kec.Tempe. Tema yang diangkat dalam pertemuan ini adalah “Melalui Safari Pendidikan Kita Wujudkan Komitmen Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Kab.Wajo. Pada kesempatan ini diawali  pengarahan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kab.Wajo Drs.A.Amiluddin,M.Pd.,mengemukakan bahwa, peran guru dalam dunia pendidikan adalah sangat penting dan memegang peranan yang urgen untuk memajukan mutu pendidikan di Kab.Wajo,khususnya di Kec.Tempe dengan jumlah guru sekitar 4000 orang. Peran penting itu oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, yang pernah menahkodai SMAN 1 Maniangpajo, SMAN 3 Sengkang Unggulan Kab.Wajo dan SMAN 2 Sengkang, bahwa dalam interaksi sesama guru diharapkan bekerja secara maksimal sesuai dengan job kerja di sekolah masing-masing, dan senantiasa menghindari persaingan yang tidak sehat antar sekolah.Demi menghindari hal-hal yang kurang menguntungkan dalam memajukan pendidikan.

Dalam safari Pendidikan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Wajo Drs.H.A.Burhanuddin Unru,MM, sekaligus sebagai pembicara utama, yang menyampaikan banyak hal tentang kebijakan umum Pemerintah Kab.Wajo yang mensinergikan dengan kebijakan Dinas Pendidikan Kab.Wajo.

Kabupaten Wajo yang berpenduduk± 400.000 jiwa, yang kaya akan potensi alam.  3 hal yang perlu dikembangkan, yakni perikanan, tanaman pangan dan pariwisata (keaslian) sehingga pemda merumuskan 3 hal itu menjadi 3  Dimensi untuk Kab.Wajo. Bupati yang lahir di Akkotengeng serta seketurunan dengan raja Kutai di Kalimantan Timur,juga memaparkan tentang kondisi Danau Tempe yang pernah ditangani oleh pemerintah pusat tentang pendangkalan Danau Tempe. Kalau dilakukan pengerukan akan menelan biaya yang luar biasa banyaknya (Total 50 Tahun   jumlah APBD Wajo).

Pengendalian pengendalian pendangkalan Danau Tempe mengalami hambatan, karena 9 Kabupaten hilirnya di Danau Tempe itu pula yang menyebabkan  banjir kerap terjadi setiap tahun pada beberapa kecamatan di sekitar Danau Tempe. Tapi yang perlu digali dan dimanfaatkan potensi danau Tempe selain perikanan adalah pupuk organik, yang diambil dari tanah Danau Tempe (semetara dalam penelitian).Selanjutnya Bupati yang akrab dipanggil A.Bur yang humoris itu menutup dan menyampaikan pesan, bahwa sebagai guru kita harus memberikan yang terbaik, senantiasa memelihara perilaku yang terpuji menuju masyarakat Wajo yang Beriman dan Bertaqwa (IMTAQ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar