Rabu, 22 Mei 2019
Awal mula SUKU BUGIS
Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku-suku Melayu Deutero. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan. Kata "Bugis" berasal dari kata To Ugi, yang berarti orang Bugis. Penamaan "ugi" merujuk pada raja pertama kerajaan Cina yang terdapat di Pammana, Kabupaten Wajo saat ini, yaitu La Sattumpugi. Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya, maka mereka merujuk pada raja mereka. Mereka menjuluki dirinya sebagai To Ugi atau orang-orang atau pengikut dari La Sattumpugi. La Sattumpugi adalah ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu, ayah dari Sawerigading. Sawerigading sendiri adalah suami dari We Cudai dan melahirkan beberapa anak termasuk La Galigo yang membuat karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 9000 halaman folio. Sawerigading Opunna Ware (Yang dipertuan di Ware) adalah kisah yang tertuang dalam karya sastra I La Galigo dalam tradisi masyarakat Bugis. Kisah Sawerigading juga dikenal dalam tradisi masyarakat Luwuk, Kaili, Gorontalo dan beberapa tradisi lain di Sulawesi seperti Buton.
Selasa, 21 Mei 2019
PERBEDAAN MODEL, METODE, STRATEGI, PENDEKATAN DAN TEKNIK PEMBELAJARAN
UPDATE Minggu, 12 Mei 2019 GURU, PENDIDIKAN
WWW.INFOKEMENDIKBUD.WEB.ID –Dewasa ini masih banyak dari kalangan pendidik, khususnya kita selaku guru yang masih bingung tentang perbedaan antara model, metode, strategi, pendekatan dan teknik pembelajaran. Bahkan tidak sedikit yang malah menyamakan model dengan metode, strategi dengan teknik, dan lain sebagainya. Perlu kita ketahui bersama, hal tersebut adalah sebuah kekeliruan yang perlu kita perbaiki.
Minggu, 19 Mei 2019
Si A Korban Kekerasan Guru
Perkenalkan, aku Adi Surya. Lulusan terbaik Universitas Negeri Jakarta.
Kapan aku duduk di bangku SD? Pada masa teknologi masih Radio dengan antena, dan Televisi masih hitam putih dikeroyok semut.
Kapan aku duduk di bangku SD? Pada masa teknologi masih Radio dengan antena, dan Televisi masih hitam putih dikeroyok semut.
Sabtu, 18 Mei 2019
KAYU SECANG (Seppang,kata orang Bugis)
1. Manfaat kayu secang yang paling utama adalah bisa mengobati berbagai jenis penyakit kanker dan tumor. Kayu secang memiliki kandungan kloroform, n-butanol, dan metanol air yang memiliki sifat antikanker.
Cerita Anak Sekolahan tahun 60-90 an
Pergi sekolah jalan kaki
Ndak pernah diantar apalagi dijemput
Pakai baju & sepatu sendiri
bahkan kadang hanya pakai sandal
Baju disterika pakai arang
Kadang melekat di baju sisa arangnya
Hujan tak ada payung
terpaksa hanya pakai daun pisang
Tak ada jas hujan,
tapi biasanya pakai kantong plastik...tdk pakai tas, hanya pakai kresek atau kantong plastik bekas bungkus sarung..
Ndak pernah diantar apalagi dijemput
Pakai baju & sepatu sendiri
bahkan kadang hanya pakai sandal
Baju disterika pakai arang
Kadang melekat di baju sisa arangnya
Hujan tak ada payung
terpaksa hanya pakai daun pisang
Tak ada jas hujan,
tapi biasanya pakai kantong plastik...tdk pakai tas, hanya pakai kresek atau kantong plastik bekas bungkus sarung..
Kamis, 16 Mei 2019
Mau Sehat.Baca Al-Quran.
Mau Sehat ? Baca terus Al Quran, Sel Kanker pun Bunuh Diri
Pengaruh Tilawah terhadap kesehatan tubuh.
Pengaruh Tilawah terhadap kesehatan tubuh.
Selasa, 07 Mei 2019
Air Kehidupan,hari kedua Ramadhan
Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya,
_“Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Apa saja yang saya lakukan selalu gagal. Orang-orang di sekeliling saya tidak suka dengan saya. Saya ingin mati saja.”_
_“Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Apa saja yang saya lakukan selalu gagal. Orang-orang di sekeliling saya tidak suka dengan saya. Saya ingin mati saja.”_
Minggu, 05 Mei 2019
Taddampengekka Kasi'na
ᨒᨗᨆ ᨈᨛᨔᨗᨉᨄᨗ᨞ ᨓᨈᨀᨒᨙ ᨈᨛᨔᨗᨐᨚᨒᨚᨂᨛ᨞ ᨈᨄ ᨈᨛᨔᨗᨈᨑᨘᨄ᨞ ᨕᨉ ᨈᨛᨔᨗᨒᨙᨒᨙ᨞ ᨆᨔᨗᨉᨗ ᨕᨈᨗ ᨔᨗᨄᨌᨗᨂᨛ᨞ ᨔᨗᨄᨀᨒᨛᨅᨗ ᨔᨗᨄᨀᨈᨕᨘ ᨔᨗᨄᨀᨕᨗᨂᨛ ᨑᨗᨄᨉᨈ ᨑᨘᨄᨈᨕᨘ᨞ ᨕᨘᨌᨘᨀᨘ ᨆᨑᨗᨐᨓ ᨈᨉᨇᨛᨂᨛᨀ ᨆᨑᨍ ᨕᨛᨃ ᨕᨆᨛ ᨉᨚᨔᨀᨘ ᨒᨕᨚ ᨑᨗᨕᨗᨉᨗ ᨅᨗᨌᨘ ᨐᨑᨙᨁ ᨆᨑᨍ᨞ ᨄᨔᨙᨒᨙ ᨓᨈᨀᨒᨙ ᨕᨔᨗᨔᨘᨇᨘᨂᨛ ᨑᨍ᨞ ᨓᨑᨙᨀᨉ ᨔᨒᨆᨀᨗ ᨆᨉᨘᨄ ᨕᨘᨒᨛ ᨑᨆᨒ ᨆᨆᨘᨕᨑᨙ ᨊᨈᨚᨄᨉ ᨔᨒᨆ ᨑᨗᨒᨗᨊᨚ ᨊᨛᨊᨗᨕ ᨑᨗ ᨕᨖᨙᨑ
---------------------------------------------------------------
Lima tessidapi, watakkale tessiyolongeng, tappa tessita rupa, ada tessilele. Massiddi ati sipaccingi. Sipakalebbi, sipakatau, sipakainge', ri padatta rupa tau. Ucuku' mariawa, taddampengeka maraja, engka ameng dosaku, lao ri idi, biccu yarega maraja. Passelle watakkale assisumpungeng raja. Warekkada Salamaki Madduppa Uleng Ramalang mamuare natopada salama ri lino nennia ri ahera'.
---------------------------------------------------------------
Arti:
Tangan tidak tercapai, tubuh tidak berdepan, wajah tidak bersua, kata tidak terucap. Bersama membersihkan hati. Saling menghormati, saling memahami, saling mengingatkan, sesama insan. Ku rendahkan diri, memohon kemaafan, andai terdapat dosaku kepada kalian, kecil atau besar. Sebagai pengganti diri untuk mengeratkan ukhuwah, ku ucapkan Selamat Menyambut Bulan Ramadhan. Semoga kita dikurniakan keselamatan di dunia dan di akhirat.
#Nurdin Melle dan_KELUARGA
Sabtu, 04 Mei 2019
KISAH SULTAN MURAD ( SULTAN TURKI UTSMANI )
KISAH SULTAN MURAD ( SULTAN TURKI UTSMANI ) MENEMUKAN MAYAT SEORANG WALI YANG SEMASA HIDUPNYA GEMAR MEMBELI MINUMAN KERAS DAN MENDATANGI PELACUR
(Mohon di Baca sampai selesai )
Di dalam buku hariannya
Sultan Turki Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kegalauan yang sangat,
ia ingin tahu apa penyebabnya.
Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu
apa yang dirasakannya.
(Mohon di Baca sampai selesai )
Di dalam buku hariannya
Sultan Turki Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kegalauan yang sangat,
ia ingin tahu apa penyebabnya.
Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu
apa yang dirasakannya.
Minggu, 28 April 2019
UANG PEMILU 24.8 TRILIUN RUPIAH
TAHUKAH ANDA Rp.24.8 triliun itu........
Angkanya = 24.800.000.000.000,-
Kalau menggunakan Uang 10rb,
Jumlahnya = 2.480.000.000 lembar.
Panjangnya = 359.600 km (jarak bumi ke bulan 384.400 km).
Tebalnya = 326,12 km (jarak Pekanbaru- Padang 320 km).
Luasnya = 23,6 km² (Luas kota Bukittinggi 25.24 km²).
Angkanya = 24.800.000.000.000,-
Kalau menggunakan Uang 10rb,
Jumlahnya = 2.480.000.000 lembar.
Panjangnya = 359.600 km (jarak bumi ke bulan 384.400 km).
Tebalnya = 326,12 km (jarak Pekanbaru- Padang 320 km).
Luasnya = 23,6 km² (Luas kota Bukittinggi 25.24 km²).
Langganan:
Komentar (Atom)






