Jumat, 09 Maret 2018

ADZAN tidak perlu TERIAK-TERIAK DAN PAKAI PENGERAS ?*

Mengapa adzan harus dikumandangkan keras-keras? Pakai speaker pula.
Apa tidak mengganggu orang lain yang bukan orang muslim?

Ada sebuah kisah menarik yang diceritakan oleh seorang teman melalui aplikasi perbincangan, berikut kisahnya...
***



_*Adalah teman saya, yang kebetulan non muslim, bertanya kepada saya,*_

Tmn : _“Kenapa kalau adzan harus dibunyikan keras-keras dengan speaker pula?”_

_*Saya yang bukan ahli agama kemudian berpikir sejenak mencari jawaban yang mudah dicernanya, menjawab seperti ini,*_

Sy: *“Bro, adzan itu adalah panggilan sholat, pasti dong namanya panggilan tidak mungkin dengan cara yang sama seperti berbicara atau berbisik-bisik”*

Tmn: _“Tapi kan di sekitar orang-orang tidak semuanya muslim?”_

Sy: *“Benar. Bro, kita sekarang sedang ada di bandara, dengar kan announcement bandara selalu memberikan panggilan boarding? Apakah kamu juga mempertanyakan ke mereka, mengapa melakukan panggilan boarding pesawat YANG LAIN keras-keras padahal bukan panggilan pesawatmu?”*

Dia pun tersenyum namun membalas lagi,

Tmn: _“Tapi kan hari gini semua orang sudah tahu dengan teknologi, jam berapa waktu sholat apa, apa masih harus adzan keras-keras?”._

Sy: *“Ya setiap penumpang juga kan sudah tau jadwal penerbangannya, sejak pesan dan memegang tiket, kemudian check-in, sudah tercetak jadwal keberangkatannya di boarding pass, sudah masuk ruang tunggu, tapi tetap bandara melakukan panggilan boarding bukan?*

*Dan ada satu hal lagi mengapa adzan harus dikumandangkan, itu bukan hanya sebagai penanda sudah masuk waktu sholat, tapi benar-benar panggilan sholat, karena kami harus menyegerakan sholat. Sama halnya semua penumpang harus menyegerakan masuk ke dalam pesawat, setelah panggilan boarding, walaupun masih ada waktu naik pesawat, sampai pesawat tutup pintu”.*

Kali ini senyumnya bertambah lebar, lalu dia setengah memelukku sambil menepuk-nepuk bahuku dan berkata: _“Super.. I got it bro“_
_______

*Nb.*
_*Masih bnyk orang tidak rela ketinggalan Pesawat*_ _dibandingkan_ _*ketinggalan Sholatnya*_

_*Bahkan lebih rela lagi menunggu pesawat yg belum datang,*_ _dibandingkan_ _*menunggu Azan datang.*_

Yuk kita share rame-rame biar yg kepanasaan dengar adzan mudah-mudahan mata hatinya terbuka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar