Senin, 26 Januari 2026

🎵 Judul: Insya Allah Saya Bisa Sukses Mulia di Smanet Wajo 🎵

Pagi menyapa langkahku

Seragam putih penuh harap
Di Smanet Wajo ku belajar
Menata mimpi, menjemput masa depan

Buku terbuka, doa terucap
Ilmu jadi cahaya jalan
Guru membimbing dengan sabar
Teman setia menguatkan


Tak mudah jalan yang ku tempuh
Kadang lelah, hampir jatuh
Namun ku yakin dan ku percaya
Usaha takkan mengkhianati doa


🎶 Insya Allah saya bisa
Sukses mulia di Smanet Wajo
Dengan iman dan kerja keras
Ku gapai cita setinggi langit biru

Insya Allah saya mampu
Menjadi insan berilmu dan berakhlak
Belajar sungguh, jujur dan ikhlas
Smanet Wajo, banggaku selamanya 🎶


Setiap tugas jadi pelajaran
Setiap ujian jadi kekuatan
Bukan hanya nilai yang ku kejar
Tapi makna dan masa depan

Langkah kecil hari ini
Akan berarti nanti
Ku tanam mimpi, ku rawat tekad
Untuk orang tua, bangsa, dan negeri


Saat ragu datang menyapa
Ku ingat tujuan awal
Bersujud, berdoa, lalu bangkit
Karena harapan tak pernah gagal


🎶 Insya Allah saya bisa
Sukses mulia di Smanet Wajo
Dengan ilmu, iman, dan adab
Ku ukir prestasi penuh makna

Insya Allah saya mampu
Jadi generasi penuh cahaya
Belajar hari ini untuk esok
Smanet Wajo, tempatku berjaya 🎶


Jika jatuh ku belajar bangkit
Jika gagal ku perbaiki niat
Karena sukses sejati
Datang bersama ridho Ilahi


🎶 Insya Allah saya bisa
Sukses mulia di Smanet Wajo
Bersama doa, usaha, dan sabar
Ku raih masa depan gemilang

Insya Allah saya bisa…
Insya Allah saya mampu…
Smanet Wajo saksi langkahku
Menuju hidup yang sukses dan mulia 


🎵 Judul: “Insya Allah Saya Bisa Sukses Mulia di SMANET Wajo” 🎵

 Di pagi yang tenang aku melangkah

Seragam rapi, mimpi di dada
Di SMANET Wajo ku menimba ilmu
Dengan doa, tekad tak pernah ragu


Tak selalu mudah jalan yang kupilih
Namun keyakinan terus kupelihara
Setiap lelah jadi ibadah
Setiap usaha bernilai pahala


Insya Allah… aku bisa
Sukses mulia dengan ilmu dan iman
Belajar sungguh, berakhlak terjaga
Menggapai cita dengan ridho Tuhan

Insya Allah… aku mampu
Di SMANET Wajo ku bertumbuh
Langkah kecil penuh keyakinan
Menuju masa depan gemilang


Guru membimbing dengan sabar
Sahabat menemani langkah belajar
Jatuh bangkit kujalani
Tak menyerah walau hati diuji


Kuangkat tangan di sepertiga malam
Memohon kuatkan niat dan hati
Ya Allah tuntun jalanku
Agar hidupku bermanfaat nanti


Insya Allah… aku bisa
Sukses mulia dengan ilmu dan iman
Belajar sungguh, berakhlak terjaga
Menggapai cita dengan ridho Tuhan


Bukan hanya nilai yang kukejar
Namun adab dan kejujuran
Karena sejati arti sukses
Saat hidup penuh keberkahan


Insya Allah… aku bisa
SMANET Wajo jadi saksi doa
Dari bangku sekolah tercinta
Lahir generasi hebat dan mulia


Insya Allah…
Dengan usaha dan doa
Aku bisa sukses
Mulia dunia dan akhirat

Belajar Ekonomi (Insya Allah Sukses Mulia)

 


Tempo: Slow – Syahdu & Menenangkan


Di pagi yang tenang aku melangkah

Membuka buku dengan doa dan asa

Angka dan makna mulai ku pahami

Tentang usaha, pilihan, dan rezeki


Belajar tentang kebutuhan hidup

Pendapatan datang dengan jerih payah

Uang bukan tujuan, tapi amanah

Harus dijaga dengan cara yang berkah


Belajar ekonomi, menata hati

Ilmu dan iman berjalan seiring

Usaha sungguh-sungguh, doa tak henti

Insya Allah sukses, hidup pun mulia


Belajar ekonomi, menggapai cita

Jujur dan adil jadi pegangan jiwa

Ilmu bermanfaat untuk sesama

Insya Allah sukses, dunia akhirat bahagia


Pasar bergerak, harga berubah

Ada hukum yang Allah tetapkan

Menjadi bijak dalam memilih

Tak boros, tak tamak, penuh kesadaran


Ya Rabb, berkahi ilmu ini

Jadikan cahaya di setiap langkah

Agar kelak kami mengabdi

Untuk bangsa, umat, dan keluarga


Belajar ekonomi, menata hati

Ilmu dan iman berjalan seiring

Usaha sungguh-sungguh, doa tak henti

Insya Allah sukses, hidup pun mulia


Dengan ilmu kami melangkah

Dengan iman kami berharap

Belajar ekonomi sepanjang masa

Insya Allah sukses… mulia selamanya



Minggu, 18 Januari 2026

 Pagi cerah langkah bersatu

Kita berkumpul penuh harap

RAT jadi saksi tekad kita

Membangun koperasi bermartabat


Dari laporan hingga rencana

Semua dibahas penuh makna

Kejujuran jadi dasar utama

Untuk masa depan yang lebih cerah


Satu suara satu tujuan

Musyawarah dalam kebersamaan


Tomaddualeng… koperasi kita

Bersama anggota kuatkan asa

SMA Tujuh Wajo bangga menyapa

Menuju jaya, menuju sejahtera


Tomaddualeng… terus melaju

Kerja ikhlas, hati bersatu

RAT jadi tonggak langkah baru

Untuk hari esok yang lebih maju



Keringat kerja jadi prestasi

Setiap usaha penuh arti

Dari simpan pinjam hingga pelayanan

Untuk kesejahteraan anggota sekalian


Tumbuh dengan prinsip setia

Amanah, adil, dan terbuka

Koperasi milik bersama

Dari kita, oleh kita, untuk kita


Dengan semangat gotong royong

Kita songsong masa depan gemilang



Tomaddualeng… koperasi kita

Bersama anggota kuatkan asa

SMA Tujuh Wajo bangga menyapa

Menuju jaya, menuju sejahtera


Tomaddualeng… terus melaju

Kerja ikhlas, hati bersatu

RAT jadi tonggak langkah baru

Untuk hari esok yang lebih maju



Jaya bukan hanya kata

Sejahtera bukan sekadar doa

Dengan RAT kita buktikan

Komitmen nyata, kerja berkelanjutan


Chorus Akhir (Lebih Kuat)

Tomaddualeng… jaya selamanya

Koperasi kebanggaan bersama

SMA 7 Wajo terus berkarya

Untuk anggota yang sejahtera


Tomaddualeng… maju dan bersinar

Bersatu kuat tak tergoyahkan

RAT hari ini, masa depan cerah

Koperasi hebat, anggota bermartabat


Tomaddualeng… jaya… sejahtera…

Bersama kita bisa… 💪✨




Perpisahan Guru Purnabakti SMA Tujuh Wajo Tercinta (Versi Religius & Doa)

 







Verse 1

Di bawah cahaya pagi yang teduh

Kami melangkah dengan haru

Engkau hadir sebagai penunjuk

Menabur ilmu karena Allah Yang Maha Tahu


Bukan sekadar huruf dan angka

Yang kau ajarkan dengan sabar

Namun adab, iman, dan doa

Menjadi bekal hidup yang benar


Pre-Reff

Dalam lelah yang tak terucap

Kau titipkan niat karena ibadah

Setiap peluh menjadi amal

Tercatat rapi di sisi Allah


Reff

Kini tiba saat perpisahan

Hati bersujud penuh keikhlasan

Air mata menjadi saksi

Atas cinta dan pengabdian suci


Terima kasih wahai guru kami

Atas ilmu yang diberkahi

SMA Tujuh Wajo bersaksi

Jasamu hidup hingga nanti


Verse 2

Bertahun engkau meniti waktu

Dengan sabar dan tawakal

Mengajar bukan sekadar tugas

Namun amanah yang kekal


Jika kata kami pernah meluka

Jika sikap kami menyakiti

Ampunilah kami wahai guru

Dalam lapang dan rendah hati


Pre-Reff 2

Kini engkau melangkah tenang

Menuju masa penuh keteduhan

Kami lepaskan dengan doa

Agar Allah limpahkan kemuliaan


Reff (ulang)

Kini tiba saat perpisahan

Hati bersujud penuh keikhlasan

Air mata menjadi saksi

Atas cinta dan pengabdian suci


Terima kasih wahai guru kami

Atas ilmu yang diberkahi

SMA Tujuh Wajo bersaksi

Jasamu hidup hingga nanti


Bridge (Doa)

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah

Balaslah bakti guru kami

Dengan rahmat, sehat, dan husnul khatimah

Serta surga-Mu yang abadi


Lapangkan kuburnya kelak ya Rabb

Terangi dengan cahaya iman

Satukan kami dalam ridha-Mu

Di dunia dan akhir zaman


Reff Akhir

Selamat jalan guru tercinta

Bukan berpisah tapi berdoa

SMA Tujuh Wajo melepasmu

Dengan takzim dan penuh cinta


Outro

Dalam sujud kami berjanji

Menjaga ilmu dan amanah ini

Engkau guru… engkau cahaya

Dalam doa kami, hingga akhir nanti

Selasa, 13 Januari 2026

SEKOLAHKU ADALAH SURGAKU


Di sinilah kami tumbuh dan belajar.
Di SMA Negeri 7 Wajo, setiap langkah adalah doa, setiap pelajaran adalah cahaya masa depan.
Sekolah ini bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi ruang membentuk karakter, menanamkan iman, dan menumbuhkan budaya luhur.

Kami belajar untuk **beriman**, agar setiap ilmu yang diraih membawa keberkahan.
Kami belajar untuk **berilmu**, agar mampu berpikir kritis, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kami belajar untuk **berbudaya**, menjunjung nilai sopan santun, kebersamaan, dan kearifan lokal.
Dan kami belajar untuk **berwawasan lingkungan hidup**, menjaga alam sebagai amanah, merawat sekolah hijau sebagai rumah bersama.

Wahai peserta didik SMA 7 Wajo,
belajarlah dengan sungguh-sungguh,
berprestasilah dengan rendah hati,
dan bermimpilah setinggi langit dengan kaki tetap berpijak di bumi.

Karena di sekolah inilah,
potensi diasah, karakter dibentuk, dan masa depan dipersiapkan.

**SMA 7 Wajo… Sekolahku adalah Surgaku.**
Tempat lahirnya generasi unggul, berakhlak, dan peduli lingkungan. 

Minggu, 04 Januari 2026

PENYAMPAIAN KEPADA ORANG TUA PESERTA DIDIK KELAS X.I


 Assalamu alaikum wr wb..

Tabe Bapak/Ibu.. Liburan sudah selesai, mulai besok ananda sudah kembali masuk sekolah seperti biasa, pastikan ananda semua tidak ada yang begadang, biar besok mereka semua sehat dan bersemangat mengikuti pelajaran. Nilai rapor yangg sudah diterima adalah gambaran bagaimana kondisi ananda selama 1 semester, mohon dijadikan pedoman untuk menjadi lebih baik kedepannya, semoga pada semester depan bisa ditingkatkan.

Jadi, untuk 1 pekan pertama tidak ada pemberian ijin.Kalau SAKIT supaya disertakan surat keterangan dokter. Demikian disampaikan, mohon perhatian dan  kerjasamanya untuk kebaikan anak-anak kita

Terima kasih...🙏

Minggu, 28 Desember 2025

Dr.Hideki Wada dalam Bukunya "Tembok Berusia 80 Tahun"

Dr. Hideki Wada, seorang psikiater berusia 61 tahun yang ahli dalam kesehatan mental LANSIA, baru-baru ini menerbitkan buku berjudul “Tembok Berusia 80 Tahun.” Begitu buku ini diluncurkan, penjualannya langsung meledak—lebih dari 500.000 eksemplar terjual, dan diprediksi akan menembus 1 juta kopi. Buku ini kemungkinan besar akan menjadi buku terlaris di Jepang tahun ini.

Berikut ini 44 pesan bijak dari Dr. Wada yang patut dibaca dan dibagikan, terutama kepada orang tua tercinta.

Minggu, 07 Desember 2025

KARAKTER DAN MORAL MURID SEMAKIN MEMUDAR

Di ruang kelas yang semestinya menjadi tempat tumbuhnya nilai, adab, dan ilmu, sering kali guru menemukan kenyataan yang tak selalu manis. Etika murid yang perlahan memudar seperti warna kain yang terus disiram matahari. Tidak selalu tampak jelas di awal, namun seiring waktu, perubahan sikap itu terasa sampai ke hati seorang guru.

Bukan hanya soal sopan santun yang berkurang, melainkan juga rasa hormat, tanggung jawab, serta kesadaran akan pentingnya belajar. Hal-hal kecil yang dulu dianggap wajar kini mulai jarang terlihat—mengucap salam ketika masuk kelas, mendengarkan saat guru berbicara, mengerjakan tugas tepat waktu tanpa harus diingatkan berkali-kali, atau sekadar berkata “maaf” ketika salah.

📍Mengapa Hal Ini Membuat Guru Sedih?

Karena bagi seorang guru, mengajar bukan sekadar menyampaikan materi, lalu selesai. Ada harapan besar dalam setiap tatapan, doa yang tak terdengar dalam setiap langkah menuju kelas, serta cinta yang tidak selalu terlihat dalam ketegasan mereka. 

Ketika etika murid mulai menurun, guru merasa seolah nilai-nilai yang ditanamkan perlahan hilang sebelum sempat tumbuh sempurna.

Guru sedih bukan karena merasa tidak dihargai, tetapi karena khawatir masa depan anak-anak itu kehilangan fondasi yang paling penting. Ilmu tanpa etika ibarat rumah tanpa pondasi—tinggi, namun mudah runtuh.

📍Tantangan Zaman yang Tidak Bisa Diabaikan

Perubahan zaman membawa banyak hal: teknologi, kebebasan berpendapat, akses informasi yang luas. Semua itu baik, tetapi juga menantang. Anak-anak lebih mudah terpancing emosi, lebih nyaman berbicara melalui gawai daripada tatap muka, dan terkadang lupa bahwa hormat bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan dalam kehidupan sosial.

Namun, menyalahkan zaman saja tidak cukup. Perubahan hanya bisa terjadi jika semua pihak bergerak—guru, murid, dan orang tua—bersama kembali merawat nilai-nilai kesantunan.

📍Harapan Guru Sesederhana Ini…

Seorang guru tidak menuntut murid selalu sempurna. Yang diinginkan hanyalah sikap yang mencerminkan budi pekerti:

✓Menghargai saat orang berbicara
✓Menjawab dengan sopan, meski memiliki pendapat berbeda
✓Bertanggung jawab atas tugas dan perilaku sendiri
✓Mengucap terima kasih untuk hal sekecil apa pun

Karena etika bukan hanya tentang kata "sopan", tetapi tentang bagaimana seseorang menempatkan diri, menghormati sesama, dan menjaga hubungan manusia dengan hati.

---

Etika murid yang memudar bukan sekadar persoalan sekolah—ini tanda bahwa kita perlu kembali menanam nilai sejak dini. Guru mungkin merasa sedih, tetapi kesedihan itu lahir dari cinta yang besar terhadap generasi yang sedang dibimbingnya.

Masih ada waktu untuk memperbaiki. Masih ada ruang untuk berubah. Dan selama harapan itu tidak padam, guru akan terus bertahan, melangkah ke kelas dengan doa yang sama:

Semoga hari ini, satu nilai kebaikan tumbuh lagi di hati seorang murid. Aamiin.


ABIOGRAFI NURDIN

ABIOGRAFI NURDIN
Klik Aja!

POSTINGAN UNGGULAN

"Quotes of the day" Pembina SMA 7 Wajo